Kamis, 05 Maret 2020

Kabar Duka TNI, Sertu Iskandar Zulkarnain Gugur Saat Selamatkan Warga, Kronologi dan Penyebab

Kabar duka TNI, Sertu Iskandar Zulkarnain gugur saat selamatkan warga, kronologi dan penyebab.

Nyawa beliau melayang saat sedang menjalankan tugas.

Ada tragedi pilu yang dialami seorang prajurit TNI yang gugur karena diamuk oleh seekor gajah.

Kabar Duka TNI, Sertu Iskandar Zulkarnain Gugur Saat Selamatkan Warga, Kronologi dan Penyebab

Sertu Iskandar Zulkarnain meninggal dunia saat berusaha keras menghalau kawanan gajah yang masuk pekarangan rumah warga, di Desa Banyubiru Jalur 27, Kecamatan Air Sugihan, Kabupaten Ogan Komering Ilir ( OKI ), Sumatra Selatan ( Sumsel ).

Korban lari hingga dikejar dan berakhir diinjak-injak gajah.

Sersan Satu (Sertu) Iskandar Zulkarnain (49) yang bertugas sebagai Babinsa di Koramil 402-14/Air Sugihan ditugaskan membantu menyelamatkan warga.

Dandim 0402 OKI, Letkol CZi Zamroni mengungkapkan korban memang ditugaskan untuk membantu menyelamatkan warga yang diserang kawanan gajah.

"Anggota kami jam 09.00 sedang membantu menyelamatkan warga di Desa Banyubiru Jalur 27, Kecamatan Air Sugihan. Korban kemudian lari dan terjatuh, kemudian diinjak oleh gajah liar yang memasuki pekarangan petani Air Sugihan," katanya, seperti dikutip dari Tribunnews.com, Rabu (4/3/2020).

 Korban tak mampu menyelamatkan diri karena berada di bawah kaki gajah yang menginjaknya.

"Warga yang saat itu berada di lokasi tak mampu memberikan pertolongan karena gajah liar yang sedang mengamuk. Dengan berbagai cara, warga kemudian berhasil menghalau gajah menuju hutan, dan warga langsung menolong anggota TNI tersebut sudah tak bernyawa," katanya menjelaskan.

Prajurit tersebut meninggal di tempat dengan luka berat di kepala dan badan akibat amukan gajah.

Kesedihan mendalam dirasakan Dandim 0402/OKI, Letkol CZi Zamroni.

Sertu Iskandar Zulkarnain yang bertugas sebagai Babinsa gugur dalam tugas.

"Saya selaku Dandim beserta keluarga besar 0402/OKI turut berduka cita yang mendalam, kerena ia merupakan anggota yang baik dan disiplin," katanya, Rabu (4/3/2020).

Senada diungkapkan Kapolres OKI, AKBP Alamsyah Pelupessy.

Dia mengatakan, saat kejadian terdapat 2 anggota Polsek Air Sugihan dan 2 anggota TNI yang berada dilokasi pengusiran gajah.

"Tadi pagi saya mendapat laporan bahwa anggota kami dan Babinsa melakukan penggalangan terhadap gajah yang hendak masuk lahan pertanian warga. Namun dalam kejadian tersebut terdapat satu anggota Babinsa yang gugur di lokasi," kata AKBP Alamsyah Pelupessy.

Mengetahui hal tersebut ia pun turut berdukacita dan mengatakan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

"Kami dari Polres OKI sangat berduka atas gugurnya anggota saat menjalankan tugas, semoga amal ibadah dan kebaikannya dapat diterima disisi Yang Maha Kuasa," tuturnya.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumsel, Genman Hasibuan mengatakan gajah tersebut diduga terpinggirkan dari kelompoknya.

"Tentunya perlu dilakukan pengkajian lebih dalam untuk mengetahui kenapa gajah tersebut bisa terpinggirkan dari kelompoknya," kata Genman saat dikonfirmasi.

Dijelaskannya, di Kecamatan Air Sugihan, OKI memang terdapat Kantong Simpang Heran Sugihan yang merupakan populasi gajah terbesar di wilayah Sumatera Selatan.

Berdasarkan data di BKSDA Sumsel, ada sekitar 120 hingga 130 individu gajah di sana.

"Jadi memang konon dulunya daerah sana merupakan habitat dari gajah. Tapi sekarang sudah mulai berubah jadi pemukiman dan perkebunan warga. Bisa jadi juga, lokasi kejadian berada di jalur lintas yang dulunya sering dilewati oleh gajah yang berada di sana," ujarnya.

Dikatakan Genman, persoalan bagi satwa liar saat ini adalah habitatnya yang telah terfragmentasi (terbagi).

Hal ini tidak terlepas sebagai dampak dari pembukaan lahan secara besar-besaran yang kerap kali dilakukan warga.

"Dan akibatnya, habitat satwa liar jadi terfragmentasi (terbagi) dalam bentuk kecil-kecil. Hal ini menjadikan populasi mereka terdesak. Dan persoalan ini bukan hanya dialami populasi gajah atau harimau saja, tapi semua hewan liar," ujarnya.

Maka dari itu, kata Genman, pihaknya yang turun ke lokasi kejadian, masih mengamati dan menelusuri penyebab jatuhnya korban jiwa dalam kejadian ini.

"Kita juga tidak bisa langsung mengambil kesimpulan bahwa gajah tersebut mengamuk. Harus diselidiki dulu, apa penyebab dan kondisi yang terjadi saat itu. Untuk itu, tim sudah kita turunkan di lapangan guna mendalami kejadian tersebut," tuturnya.(*)

Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul Kabar Duka TNI, Sertu Iskandar Zulkarnain Gugur Saat Selamatkan Warga, Kronologi dan Penyebab,
Editor: Edi Sumardi

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

0 komentar:

Posting Komentar