Minggu, 08 Maret 2020

Fakta Lengkap Suami Hancurkan Rumah karena Istri Selingkuh, Ditinggal Kerja ke Korea Hingga Viral

 Pembongkaran rumah milik pasangan suami istri berinisial H (35) dan NW (32), di Desa Pengkolan, Kecamatan Kauman, Ponorogo, Jawa Timur, viral di media sosial.

Fakta Lengkap Suami Hancurkan Rumah karena Istri Selingkuh, Ditinggal Kerja ke Korea Hingga Viral
Pasalnya, pembongkaran rumah dengan menggunakan alat berat berupa ekskavator tersebut diduga karena sang istri berselingkuh saat ditinggal suaminya merantau menjadi TKI.

Keluarga, sebelumnya sempat melakukan upaya mediasi agar pembokaran rumah tersebut tidak dilakukan.

Namun, upaya tersebut mengalami jalan buntu hingga akhirnya pasutri tersebut bersepakat untuk cerai dan melakukan pembokaran rumah.

Dibongkar dengan ekskavator

Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, melarang ada kegiatan tambak di kawasan pantai luar Bandar Udara Yogyakarta International Airport. Pemkab menutup secara bertahap beberapa tambak yang selesai panen. Mereka menargetkan semua area itu sudah bersih dari berbagai kegiatan pada Oktober 2019 ppmendatang. Kawasan ini nantinya akan menjadi hutan sebagai bagian dari mitigasi bencana bagi bandara. Tampak Pemkab mengerahkan ekskavator untuk meratakan beberapa tambak yang sudah selesai panen. Tak jauh dari sana terlihat lalu lalang pesawat terbang yang terbang maupun mendarat di YIA.
Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, melarang ada kegiatan tambak di kawasan pantai luar Bandar Udara Yogyakarta International Airport. Pemkab menutup secara bertahap beberapa tambak yang selesai panen. Mereka menargetkan semua area itu sudah bersih dari berbagai kegiatan pada Oktober 2019 ppmendatang. Kawasan ini nantinya akan menjadi hutan sebagai bagian dari mitigasi bencana bagi bandara. Tampak Pemkab mengerahkan ekskavator untuk meratakan beberapa tambak yang sudah selesai panen. Tak jauh dari sana terlihat lalu lalang pesawat terbang yang terbang maupun mendarat di YIA. (KOMPAS.COM/DANI JULIUS)
Kapolsek Somoroto Kompol Nyoto mengatakan, pembongkaran rumah dengan menggunakan ekskavator tersebut terjadi pada Sabtu (7/3/2020), sekitar pukul 10.00 WIB.

Alat berat tersebut didatangkan, setelah upaya pembokaran rumah dengan cara manual mengalami kesulitan.

Menurutnya, pembongkaran rumah itu berawal dari perselisihan antara suami istri.

Pasalnya, saat sang suami bekerja menjadi TKI di Korea, istrinya tersebut diduga melakukan perbuatan menyimpang atau berselingkuh dengan pria lain.

“Informasinya seperti itu (selingkuh). Yang laki ini kan kerja di Korea, rumah ini dibangun dari hasil kerja di Korea itu,” ucapnya.

Mediasi gagal
Ilustrasi jabat tangan.
Ilustrasi jabat tangan. (Rufino)
Perselisihan antara suami istri tersebut berakhir dengan perceraian.

Sebelum memutuskan untuk melakukan pembongkaran rumah itu, upaya mediasi sebelumnya telah dilakukan.

Namun, karena bangunan rumah tersebut berada di lokasi tanah warisan yang belum dibagi oleh pihak istri, akhirnya penyelamatan rumah tersebut mengalami jalan buntu.

“Rencananya rumah itu untuk anak mereka yang kedua.

Namun, karena berdiri di tanah warisan dari pihak perempuan dan masih menjadi harta warisan bersama upaya mediasi gagal,” ujar Nyoto saat dihubungi, Sabtu (7/3/2020).

Viral di media sosial

Ilustrasi viral.
Ilustrasi viral. (Shutterstock)
Video dan foto pembongkaran rumah dengan menggunakan ekskavator tersebut viral di media sosial.

Dalam postingan yang diunggah akun Facebook Nunung Ningsih pada Sabtu pukul 13.00 WIB itu mendapat tanggapan hampir 915 netizen, dan dikomentari lebih dari 579 netizen, serta dibagikan 64 kali.

“Pengkol, Ponorogo ganas gaez. Ditinggal kerjo neng Korea singneng ngomah diopeni wong liyo. Bego (ekskavator) bertindak,” tulis akun tersebut, Sabtu (7/3/2020). (Kompas.com/ Editor : Setyo Puji)

Penulis : Kontributor Magetan, Sukoco | Editor : David Oliver Purba

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Fakta Suami Robohkan Rumah dengan Ekskavator, Berawal dari Perceraian hingga Mediasi Temui Jalan Buntu"

Editor: Asytari Fauziah

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

1 komentar:

  1. According to Stanford Medical, It's really the ONLY reason this country's women get to live 10 years more and weigh 42 pounds less than us.

    (And realistically, it is not about genetics or some secret-exercise and absolutely EVERYTHING around "HOW" they are eating.)

    BTW, I said "HOW", and not "what"...

    CLICK on this link to find out if this short quiz can help you unlock your real weight loss possibilities

    BalasHapus